Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Singaraja ke-422, Pemerintah Kabupaten Buleleng menyelenggarakan berbagai kegiatan yang sarat akan nilai budaya dan tradisi, salah satunya adalah Lomba Ngelawar yang dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Buleleng. Kegiatan ini menjadi wadah untuk melestarikan kearifan lokal, khususnya seni kuliner tradisional Bali, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan semangat gotong royong antar peserta.
Lomba ngelawar ini diikuti oleh perwakilan dari kecamatan se-Kabupaten Buleleng, yang masing-masing menampilkan keahlian terbaiknya dalam mengolah bahan dan meracik bumbu khas Bali. Suasana penuh antusiasme dan kekompakan tampak jelas dari setiap tim yang berpartisipasi, mulai dari proses persiapan bahan, pengolahan, hingga penyajian hasil akhir.
Pada kesempatan tersebut, Kecamatan Busungbiu turut ambil bagian sebagai salah satu peserta dalam lomba ngelawar. Dengan penuh semangat, kekompakan, serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan, tim dari Kecamatan Busungbiu menampilkan berbagai olahan khas yang menggugah selera. Adapun sajian yang dipersembahkan meliputi lawar merah dan lawar putih sebagai menu utama, yang diolah dengan perpaduan bumbu tradisional yang kaya cita rasa.
Selain itu, tim juga menyajikan jukut nangka balung yang memiliki karakter rasa gurih dan khas, serta olahan tambahan berupa lawar klungah dan lawar blimbing yang semakin memperkaya variasi sajian. Setiap hidangan dipersiapkan dengan penuh ketelitian, mulai dari pemilihan bahan berkualitas hingga proses pengolahan yang mempertahankan keaslian rasa tradisional Bali.
Keikutsertaan Kecamatan Busungbiu dalam lomba ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi semata, tetapi juga sebagai bentuk komitmen dalam menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan warisan kuliner daerah kepada masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin mengenal dan mencintai budaya lokal, khususnya dalam bidang kuliner tradisional.
Dengan terselenggaranya lomba ngelawar ini, diharapkan semangat kebersamaan, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya daerah terus tumbuh dan berkembang, sejalan dengan peringatan HUT Kota Singaraja ke-422 yang mengusung semangat pelestarian budaya dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.