Senin, 30 Maret 2026, semarak perayaan Hari Ulang Tahun Kota Singaraja ke-422 kembali terasa melalui kegiatan Parade Budaya Kecamatan yang mengusung tema “Bhinneka Shanti Jagadhita”, yang bermakna keberagaman sebagai jalan menuju kedamaian dan kesejahteraan. Kegiatan ini dipusatkan di Taman Kota Singaraja dan diikuti oleh seluruh duta kecamatan se-Kabupaten Buleleng dengan penuh antusiasme dan kreativitas.
Duta Kecamatan Busungbiu tampil memukau dengan mengusung kekayaan seni dan budaya lokal yang sarat makna. Parade diawali dengan keindahan gebogan yang ditata artistik sebagai simbol rasa syukur dan keharmonisan, diiringi barisan peserta yang mengenakan busana adat Payas Deeng dan Pakaian Khas yang anggun dan berwibawa. Tidak ketinggalan, uparengga yang dibawa turut menambah semarak suasana, melambangkan semangat persatuan dan kebanggaan akan budaya daerah.
Penampilan Duta Kecamatan Busungbiu semakin hidup dengan garapan tari yang mengangkat kisah berjudul “Ki Baru Semang”. Tarian ini menggambarkan perjalanan Panji Sakti beserta rombongan menuju Denbukit yang dikemas dalam gerak tari yang dinamis dan penuh ekspresi. Setiap detail pertunjukan mampu memikat perhatian penonton yang memadati sepanjang rute parade.
Atraksi kedua yang ditampilkan di depan SMK Negeri 1 Singaraja menjadi salah satu momen puncak yang paling dinanti. Dengan koreografi yang apik dan penuh energi, para penampil berhasil menyuguhkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan budaya yang mendalam.
Parade kemudian berakhir di Terminal Banyuasri Singaraja sebagai titik finish, menutup rangkaian penampilan dengan penuh kebanggaan dan semangat kebersamaan. Keikutsertaan Kecamatan Busungbiu dalam parade ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas, tetapi juga sebagai wujud nyata pelestarian budaya serta penguatan nilai-nilai persatuan dalam keberagaman, sejalan dengan tema yang diusung.