Selasa, 21 April 2026, bertempat di Hotel Aneka Lovina, Kasubag Umum dan Keuangan Kecamatan Busungbiu, Komang Windasari, S.E., menghadiri kegiatan Advokasi dan Koordinasi Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan Kabupaten Buleleng Tahun 2026.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P. Dalam arahannya disampaikan bahwa Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak. Oleh karena itu, peran Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan sangat strategis dalam memastikan keberlangsungan dan efektivitas pelaksanaan Posyandu melalui dukungan advokasi dan koordinasi lintas sektor.
Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan dukungan pemerintah desa terhadap kegiatan Posyandu, mengoptimalkan peran kader dan tenaga kesehatan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan dua materi utama. Materi pertama disampaikan oleh Nyoman Suarjana Putra, S.E. dari Dinas PMDPPKB Kabupaten Buleleng mengenai peran dan fungsi Tim Pembina Posyandu Kecamatan. Dijelaskan bahwa Ketua Tim Pembina Kecamatan memiliki tugas membina, mengoordinasikan, dan mengawasi pelaksanaan Posyandu di tingkat kecamatan agar berjalan secara efektif. Posyandu tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga berperan dalam enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), dan bidang sosial.
Materi kedua disampaikan oleh Ni Luh Putu Witari, S.Tr.Keb., M.A.P. dari Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng mengenai program prioritas pelayanan kesehatan (Primkes) dan pemberdayaan masyarakat. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa tugas Posyandu di bidang kesehatan meliputi penggerakan kunjungan sasaran Posyandu (ibu, bayi, balita, anak usia prasekolah, usia sekolah, remaja, dewasa, dan lanjut usia), penyuluhan kesehatan, rujukan ke fasilitas kesehatan, deteksi dini risiko masalah kesehatan, serta pemantauan perilaku dan kepatuhan keluarga dalam memperoleh pelayanan kesehatan minimal, termasuk pengobatan penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit lainnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam mendukung optimalisasi pelayanan Posyandu di Kabupaten Buleleng.