(0362) 3361321
busungbiu@bulelengkab.go.id
Kecamatan Busungbiu

Focus Group Discussion (FGD) secara daring melalui Zoom Meeting dengan tema Model Implementasi Ekonomi Sirkular pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Admin busungbiu | 24 Juli 2026 | 58 kali

Jumat, 24 Juli 2026 Fungsional Kecamatan Busungbiu I Putu Mertayasa mengikuti Focus Group Discussion (FGD) secara daring melalui Zoom Meeting dengan tema Model Implementasi Ekonomi Sirkular pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Kadek Naradipa Putra dari BUMDes Manik Sedana serta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Badung. FGD diikuti oleh perwakilan kecamatan serta para direktur BUMDes dari berbagai daerah sebagai wadah berbagi pengalaman, inovasi, dan strategi dalam pengembangan ekonomi sirkular di tingkat desa.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa penerapan ekonomi sirkular di BUMDes berfokus pada pengelolaan limbah menjadi produk yang memiliki nilai tambah melalui sistem pengelolaan sampah terpadu. Model tersebut dikembangkan dengan memanfaatkan budidaya Black Soldier Fly (BSF) atau maggot sebagai pengolah sampah organik, serta pengembangan unit usaha pupuk organik dan produk ramah lingkungan lainnya.

Adapun tahapan implementasi atau strategi pengelolaan sampah yang disampaikan meliputi:

1. Penyusunan regulasi desa, seperti Peraturan Desa (Perdes) tentang Pengelolaan Sampah Mandiri.

2. Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengelolaan Sampah dan Bank Sampah.

3. Pengurangan penggunaan sampah sekali pakai.

4. Pelaksanaan pelatihan pengelolaan sampah hingga tingkat rukun tetangga (RT).

5. Pengangkutan sampah secara terpilah antara sampah organik dan anorganik.

6. Pemilahan lanjutan menggunakan mesin pencacah, kemudian hasil olahannya dimanfaatkan menjadi pupuk organik maupun eco enzyme.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pemerintah desa dan BUMDes mampu mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, meningkatkan nilai ekonomi dari limbah, serta mendorong terwujudnya desa yang bersih, mandiri, dan berwawasan lingkungan melalui penerapan konsep ekonomi sirkular.