Jumat, 22 Mei 2026, Camat Busungbiu Putu Gede Yudana, S.H. menghadiri pembukaan Sawan Festival 2026 yang digelar di Pantai Kerobokan, Kecamatan Sawan. Festival ini mengusung tema “Mangghosanaken Budaya” yang bermakna menjaga, merawat, dan melestarikan budaya agar tetap hidup serta dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Pembukaan festival berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan budaya, di antaranya Tari Pendet massal yang dibawakan oleh TP PKK desa se-Kecamatan Sawan, Tari Kolaborasi Truna Jaya dan Legong Pengeleb, serta beragam hiburan seni budaya lainnya yang semakin menyemarakkan suasana kegiatan.
Dalam laporannya, Camat Sawan, Ketut Cantiana, menyampaikan bahwa Sawan Festival 2026 menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dari 14 desa di Kecamatan Sawan serta pelaku UMKM dari Kabupaten Buleleng.
Adapun rangkaian kegiatan festival meliputi parade gebogan, lomba penjor, lomba tingkat pelajar, lomba nyurat aksara Bali, penampilan seni budaya, penyuluhan kesehatan, edukasi pemilahan sampah, hingga pameran UMKM.
Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, dalam sambutannya saat membuka festival menyampaikan bahwa Sawan Festival merupakan festival kecamatan keenam di Kabupaten Buleleng yang bertujuan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas, baik di bidang seni budaya maupun ekonomi kreatif.
Menurutnya, Kecamatan Sawan memiliki potensi seni dan budaya yang khas dan perlu terus dilestarikan. Berbagai warisan budaya yang dimiliki antara lain Tari Truna Jaya, Tari Palawakya, kerajinan gong khas Buleleng, seni tari tradisional, hingga kesenian Drama Gong.
“Melalui Sawan Festival 2026 ini diharapkan seni budaya, UMKM, dan produk lokal masyarakat dapat semakin berkembang sekaligus memperkuat identitas budaya daerah,” ujarnya.
Pelaksanaan festival ini juga diharapkan mampu menjadi wadah promosi potensi daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis budaya dan kearifan lokal.