Jumat, 28 Agustus 2026, Staf Sosial dan Budaya Kecamatan Busungbiu, I Gede Witara, menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Forum Konsultasi Publik Gerakan Bersama Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Kabupaten Buleleng.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber mengenai peta jalan eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Indonesia serta pembentukan Desa dan Kelurahan Siaga TBC.
Dalam pemaparan disampaikan bahwa upaya eliminasi TBC membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak, tidak hanya tenaga kesehatan, tetapi juga pemerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan, kader kesehatan, keluarga, dan masyarakat. Sinergi seluruh unsur tersebut sangat penting dalam memperkuat upaya pencegahan, penemuan kasus, pengobatan, hingga pendampingan pasien TBC.
Kegiatan sosialisasi dan forum konsultasi publik ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai TBC, meningkatkan peran pemerintah desa/kelurahan dalam penanggulangan TBC, serta membangun jejaring dan kader yang peduli terhadap upaya pencegahan dan pengendalian TBC.
Selain itu, kegiatan ini mendorong penemuan kasus TBC secara dini, memastikan penderita mendapatkan pengobatan secara tepat dan tuntas, serta mewujudkan desa dan kelurahan yang aktif dalam mendukung upaya eliminasi TBC.
Pembentukan Desa dan Kelurahan Siaga TBC dilaksanakan dengan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan, puskesmas, kader kesehatan, serta unsur masyarakat terkait. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan dan pengendalian TBC, penemuan kasus secara dini, pemeriksaan bagi masyarakat yang mengalami gejala TBC, pendampingan pasien selama masa pengobatan, serta pentingnya dukungan keluarga dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun komitmen, sinergi, dan kerja sama bersama antara pemerintah desa/kelurahan, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam penanggulangan TBC. Desa dan kelurahan diharapkan mampu berperan aktif dalam memberikan edukasi, menemukan terduga TBC, mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan, serta memberikan dukungan kepada pasien agar menyelesaikan pengobatan hingga tuntas.
Dengan terbentuknya Desa dan Kelurahan Siaga TBC, diharapkan upaya pencegahan dan pengendalian TBC dapat dilaksanakan secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan, sehingga dapat mendukung terwujudnya Kabupaten Buleleng yang semakin sehat dan bebas TBC.