Kamis, 11 Juni 2026, Staf Subbagian Umum dan Keuangan Kecamatan Busungbiu, Made Bayu Putra Laksana, S.E., mengikuti Zoom Meeting Evaluasi Peremajaan Data ASN dan Penyelesaian DMS-SIASN BKN yang dilaksanakan dari ruang kerjanya.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris BKPSDM Kabupaten Buleleng, Made Herry Hermawan, S.STP. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya komitmen seluruh perangkat daerah dalam mendukung percepatan pemutakhiran data ASN guna mewujudkan data kepegawaian yang akurat, lengkap, dan terintegrasi.
Selanjutnya, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPSDM Kabupaten Buleleng, Putu Ayu Willy Indah Sari, S.E., M.A.P., menyampaikan materi mengenai optimalisasi pemenuhan data pada DMS-SIASN BKN. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain pentingnya komitmen pimpinan dalam penguatan pemenuhan data DMS-SIASN BKN, penetapan penanggung jawab dan tim pengelola data ASN pada masing-masing unit kerja, serta penerapan tata kelola data melalui penataan dan pemutakhiran data ASN secara berkala, akurat, dan berkelanjutan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Muda BKPSDM Kabupaten Buleleng, Sang Made Ari Jayadiputra, S.Pd., M.M., terkait kualitas data Pegawai ASN di Kabupaten Buleleng. Dalam paparannya disampaikan bahwa Kabupaten Buleleng berhasil meraih peringkat pertama di lingkungan BKN Regional X dengan kualitas data Pegawai ASN mencapai 100 persen. Selain itu, rata-rata capaian pemenuhan data seluruh perangkat daerah di Kabupaten Buleleng telah mencapai 98,71 persen.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga menindaklanjuti berbagai permasalahan yang masih ditemui selama proses pemenuhan data DMS oleh masing-masing perangkat daerah serta memberikan arahan terkait langkah-langkah penyelesaiannya.
Melalui kegiatan ini, BKPSDM Kabupaten Buleleng kembali mengimbau seluruh ASN agar aktif dan berpartisipasi dalam pemenuhan data dukung DMS yang masih diperlukan, sehingga target capaian pemenuhan data pada masing-masing perangkat daerah dapat tercapai secara optimal serta mendukung terwujudnya pengelolaan data ASN yang berkualitas, akurat, dan terpercaya.